Abdullah yang saat itu bersama temannya Asril ditembak setelah sempat akan menabrak mobil polisi saat akan ditangkap.
"Dalam pengejaran dua orang (Abdullah dan Asril) ini di rest area Cibubur, pelaku ini mencoba melawan dengan menabrak mobil anggota (polisi)," jelas Kapolres Jakarta Kombes Fadil Imran kepada detikcom, Kamis (31/10/2013).
Akhirnya polisi melepaskan tembakan karena keduanya tetap melawan walaupun polisi telah memberi tembakan peringatan. Setelah ditembak oleh polisi, keduanya kabur dan tertangkap di Tol Cipularang.
"Kenapa (pengakuan Asril) berbelit-belit, ya karena mereka satu komplotan," imbuhnya.
Saat ini, jenazah Abdullah telah dibawa dari RS Hasan Sadikin Bandung menuju RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk diotopsi.
(/nwk)











































