Macet di Pamanukan, Pemudik Telat 4 Jam Masuk Solo

Macet di Pamanukan, Pemudik Telat 4 Jam Masuk Solo

- detikNews
Kamis, 11 Nov 2004 14:30 WIB
Solo - Bus pengangkut arus mudik dengan tujuan akhir Solo mengalami keterlambatan masuk Terminal Tirtonadi Solo pada H-3 lebaran, Kamis (11/11/2004). Para pengemudi bus mengatakan bahwa keterlambatan itu terjadi karena mereka terjebak macet berjam-jam di Pamanukan, Jabar.Kamacetan itu terjadi lebih dari empat jam akibat padatnya kendaraan bermotor dari Jakarta yang menuju ke berbagai daerah di Jawa Barat dan ke Jawa Tengah. Akibat kemacetan itu, bus yang masuk Terminal Tirtonadi hari ini dari pukul 07.00 - 10.00 WIB baru tercatat 70 unit dengan penumpang 3.500 orang dan 20 bus ekstralebaran membawa 1.000 penumpang.Diperkirakan bus-bus dari Jakarta itu sebagian besar baru akan tiba di Solo sekitar di atas pukul 14.00 WIB. Dari pantauan di terminal terbesar di Jawa Tengah tersebut terlihat bus-bus yang masuk dari berbagai daerah seperti Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Surabaya maupun Sumatera penuh dengan penumpang sesak penumpang, namun tidak terlihat penumpang yang terlantar.Catatan yang terdapat di terminal tersebut menunjukkan, bus yang datang pada hari Rabu kemarin sejumlah 3.794 unit dengan menurunkan penumpang 93.159 orang. Sedangkan yang berangkat 2.947 unit dengan mengangkut 54.261 orang.Bus khusus ekstralebaran yang datang dari Jakarta tercatat 195 unit dengan membawa 8.990 orang dan dari Bandung satu unit menurunkan 41 penumpang. Sedangkan puncak atau ledakan arus pemudik lebaran yang menggunakan angkutan bus diperkirakan akan tejadi Jumat dan Sabtu atau H-2 dan H-1.Gunakan Jalur AlternatifSementara itu Polwil Surakarta meminta kepada seluruh pemudik yang melewati daera Surakarta agar berhati-hati karena selain sedang terjadi musim hujan juga karena terjadinya penyempitan di beberapa ruas jalan utama untuk jalur arus mudik. Misalnya di Pertigaan Ngangkruk Banyudono, Gambiran Sragen Kota (Batas Kota Barat) dan di Nglorog Jalan Sragen (Batas Kota timur).Untuk itu bagi para pemudik disediakan jalur alternatif Jakarta - Surabaya (Tengah) lewat Semarang - Salatiga - Sruwen - Karanggede - Klego - Andong - Gemolong - Plupuh -Sidoharjo- Sragen - Ngawi - Surabaya. Bisa juga lewat Semarang - Salatiga - Sruwen - Karanggede - Klego - Andong - Gemolong - Sumberlawang- Purwodadi - Cepu - Bojonegoro - Surabaya. Rute lainnya adalah Semarang - Salatiga - Boyolali - Kartosuro - Solo - Sukoharjo - Wonogiri - Purwantoro - Ponorogo - Surabaya.Sedangkan untuk alternatif rute Jakarta - Surabaya dari selatan adalah Yogyakarta - Wonosari - Karanganojo - Semin - Manyaran - Wonogiri - Ngadirojo - Purwantoro - Ponorogo - Surabaya. Bisa juga ditempuh rute Yogyakarta - Prambanan - Klaten - Delanggu - Pakis - Wonosari - Solobaru - Sukoharjo - Wonogiri - Ngadirojo - Purwantoro - Ponorogo - Surabaya. (nrl/)


Berita Terkait