Pemerintah RI Tegaskan Dukungan pada Perjuangan Palestina
Kamis, 11 Nov 2004 14:23 WIB
Jakarta - Seolah menjawab DPR, pemerintah Indonesia menegaskan kembali dukungannya pada perjuangan Bangsa Palestina untuk mencapai kemerdekaannya, menyusul wafatnya Yasser Arafat.Hal ini dikatakan Menlu ad interim Yusril Ihza Mahendra dalam jumpa pers di kantor Presiden, Jl.Medan Merdeka Utara, Jakpus, Kamis siang (11/11/2004). Pernyataan itu termuat dalam statemen resmi pemerintah bertajuk "Indonesia menyatakan belasungkawa atas meninggalnya Presiden Yasser Arafat."Berikut bunyi lengkap statemen tersebut:"Dengan kesedihan yang mendalam, pemerintah dan rakyat Indonesia menerima berita mengenai wafatnya Presiden Yasser Arafat, pemimpin rakyat Palestina dan pahlawan bagi kita semua.Beliau adalah lambang perjuangan Bangsa Palestina selama beberapa dasawarsa untuk menuntut keadilan dan hak menentukan nasib sendiri.Presiden Arafat adalah figur yang sangat dicintai dan dihormati, tidak hanya oleh Bangsa Palestina, melainkan juga oleh berbagai bangsa lain di dunia, termasuk Indonesia.Pemerintah dan rakyat Indonesia turut menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada rakyat Palestina dan pihak keluarga yang ditinggalkan.Pada saat kesedihan seperti saat ini, Bangsa Indonesia berdiri berdampingan bersama-sama rakyat Palestina dalam menghadapi kehilangan ini dan yakin bahwa Bangsa Palestina akan menyikapinya dengan tekat, keteguhan, dan kekuatan yang besar.Bangsa Indonesia ikut merasakan kehilangan ini dan berharap menjadi momentum baru untuk memperjuangkan kemerdekaan, kebebasan, perdamaian abadi dan kemakmuran yang akan diperoleh Bangsa Palestina di Tanah Air mereka sendiri.Pemerintah dan rakyat Indonesia menegaskan kembali rasa solidaritas yang kokoh dan dukungan yang tiada hentinya kepada rakyat Palestina dalam perjuangan mereka untuk mewujudukan Palestina merdeka sesuai dengan Resolusi PBB."
(nrl/)











































