Rhoma Irama memang menyebut sudah ada ada kontrak politik dirinya bakal jadi capres PKB di 2014. Namun kontrak politik itu dibantah oleh Ketum PKB Muhaimin Iskandar.
Kini PKB malah mulai memasangkan JK-Jokowi atau JK-Mahfud MD untuk Pilpres 2014. Duet keduanya sedang dikaji mendalam di internal PKB. Lalu ke mana nama Rhoma Irama?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rhoma Irama tetap menjad pilihan bagi PKB. Dia mulai mendekati konstituen PKB dan warga nahdliyin," kata Ketua DPP PKB Abdul Malik Haramain, diplomatis.
Tak bisa dipungkiri soal popularitas, Rhoma memang juara. Namun untuk menjadi capres, popularitas saja tidak cukup.
Menurut Malik, PKB juga menimbang aspek akseptabilitas dan elektabilitas capres yang bakal diusung setelah Pileg nanti. "Berbagai opsi harus tetap diuji ke publik untuk melihat potensi akseptabilitas dan elektabilitasnya," tegas Malik.
(van/nrl)











































