Kofi Annan Sangat Tersentuh dengan Kematian Arafat
Kamis, 11 Nov 2004 14:20 WIB
Jakarta - Presiden Otoritas Palestina Yasser Arafat telah tiada. Sekjen PBB Kofi Annan menyatakan "sangat tersentuh" dengan kematian pemimpin legendaris itu. Menurut Annan, Arafat melambangkan aspirasi nasional rakyat Palestina. Demikian disampaikan juru bicara Annan dalam sebuah statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (11/11/2004)."Sekjen sangat tersentuh mendengar kematian Presiden Yasser Arafat. Presiden Arafat adalah salah satu dari sedikit pemimpin yang bisa langsung dikenal oleh rakyatnya dalam berbagai tingkat kehidupan di seluruh dunia," demikian statemen juru bicara Annan."Presiden Arafat akan senantiasa dikenang karena pada 1988, ia memimpin rakyat Palestina untuk menerima prinsip hidup berdampingan dengan damai antara Israel dan negara Palestina mendatang," imbuh juru bicara pemimpin badan dunia tersebut."Dengan menandatangani perjanjian Oslo pada tahun 1993 ia mengambil langkah besar menuju realisasi visi ini. Adalah tragis karena dia tidak hidup untuk melihat itu terpenuhi." PBB juga mengimbau agar dengan kematian Arafat, Israel dan Palestina serta dunia internasional melakukan upaya-upaya yang lebih intensif guna menciptakan perdamaian di Timur Tengah.
(ita/)











































