Gubernur Maluku Bentuk Tim Selidiki Illegal Logging

Gubernur Maluku Bentuk Tim Selidiki Illegal Logging

- detikNews
Kamis, 11 Nov 2004 13:44 WIB
Ambon - Illegal logging merambah Maluku. Bahkan disinyalir kasus ini melibatkan pejabat teras Pemda Provinsi Maluku. Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu yang dikonfirmasi soal ini tidak menampik adanya praktek haram ini. Menyikapi hal ini, Gubernur berjanji dalam waktu dekat akan menurunkan tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI dan aparat kehutanan ke beberapa tempat yang disinyalir banyak terjadi bisnis gelap itu. "Kami akan turunkan tim untuk menindaklanjuti kasus ini dalam waktu dekat. Dan tim gabungan sudah saya bentuk dan sudah di SK-kan," ujar Ralahalu kepada wartawan di kantor Gubernur Maluku, Jl Pattimura Ambon, Kamis (11/11/2004).Sebelumnya, Bupati Kabupaten Buru, Husni Hentihu juga mengakui, di wilayahnya marak illegal logging. Kondisi yang sama terjadi di Pulau Seram. Di pulau inilah Gubernur menurunkan tim.Salah satu anggota tim yang enggan namanya disebut, menyatakan, perintah Gubernur ini didasarkan atas laporan masyarakat yang masuk. "Praktek itu bukan saja di pulau Seram tapi juga terjadi di hampir semua wilayah di Maluku," beber dia.Untuk diketahui, jelasnya, pemerintah pusat telah membatasi kewenangan bupati maupun gubernur untuk mengeluarkan izin pengelolaan kayu, namun para pengusaha kayu biasanya mendapat keuntungan banyak dari sektor ini tidak kehilangan akal. Untuk mengamankan operasinya, para pengusaha kayu tak segan-segan memberikan upeti dalam jumlah yang besar ke petugas-petugas kehutanan termasuk kepada aparat pemerintah dan muspika di tingkat kecamatan. Bahkan tak jarang aparat keamanan pun berhasil 'diikat' mereka.Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Maluku, Effendi Bahalwan yang dikonfirmasi soal ini enggan berkomentar. "Nanti saja kita tunggu hasil penyelidikan tim yang dibentuk Gubernur. Itu lebih terbaik dari pada kita bicara tidak memiliki bukti," ujar Bahalwan.Sumber lain di Dinas kehutanan Provinsi Maluku mengatakan, demi mengamankan illegal logging, para pengusaha kayu ini tidak segan-segan memberikan tip kepada para petugas kehutanan. Menyikapi ini, Kadis Kehutanan Bahalwan sedang menyelidiki penyuapan tersebut. "Saya selidiki, jika memang benar saya akan ambil tindakan tegas," janjinya.Raja kayu Maluku, Fery Tanaya, kepada wartawan membantah semua tudingan dia terkait illegal logging, baik di Pulau Seram maupun Pulau Buru. "Saya orangnya bekerja sesuai aturan. Semua izin tebang dan surat-surat terkait dengan masalah yang ditudingkan kepada saya ada. Dan saya akan siap bertanggung jawab di mana saja," tandas Ferry Tanaya saat dicegat wartawan di kantor Gubernur Maluku. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads