TKI Berdatangan di Priok, Aparat Pendata Melompong
Kamis, 11 Nov 2004 13:11 WIB
Jakarta - Meja pendataan TKI kosong melompong. Tak satu pun terlihat petugas Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) dan Departemen Sosial (Depsos) yang mendata kepulangan TKI dari Malaysia. Padahal, TKI masih terus berdatangan.Di ruang debarkasi tempat dilakukan pendataan TKI, sebuah meja panjang dan 5 kursi tampak kosong. Biasanya, kursi itu diisi petugas yang siap mendata TKI seputar nama, asal dan tujuan kepulangan. Lalu, TKI yang belum memiliki tiket bus akan dibantu kepulangannya.Ratusan TKI kembali tiba dari Malaysia dengan kapal KM Bukit Raya di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (11/11/2004) pukul 10.40 WIB.Sebanyak 15 orang TKI asal Magetan bersedia masuk ke ruang debarkasi untuk didata. Apesnya, mereka tidak bertemu dengan satu pun petugas di sana."Kami akan menunggu janji pemerintah hingga sore nanti. Katanya, pemerintah akan membantu kepulangan kami tetapi ternyata malah ditelantarkan. Kalau tidak ada kepastian, kami akan pulang dengan uang yang pas-pasan," keluh Mujianto, TKI asal Magetan ini.Kelimabelas TKI tampak melepas lelah dengan menyantap lahap nasi bungkus dengan lauk seadanya.Menanggapi hal ini, Asisten Manajer Terminal Pemumpang A. Soetirto mengatakan, pendataan kepulangan TKI merupakan kewenangan Depnaker dan Depsos."Pihak pelabuhan hanya memfasilitasi kedatangan TKI. Urusan untuk mendata TKI berada di tangan Depsos dan Depnaker," tandas Soetirto."Bagi TKI yang tidak mau didata, kami tidak bisa menghalang-halangi karena mereka telah memiliki tiket bus untuk pulang dan banyak juga yang ditunggu oleh agennya," lanjutnya.Lili Pujati aktivis dari FOBMI mengatakan, petugas Depsos tidak mengetahui adanya jadwal kapal yang membawa TKI hari ini. ""Pihak Depsos mengaku tidak tahu ada jadwal kedatangan kapal hari ini," katanya.Selain tidak ada keseriusan dari pemerintah, TKI pun enggan didata karena khawatir dipungut biaya pendataan. Padahal, pemerintah menjamin kepulangan TKI hingga rumah masing-masing secara gratis.
(aan/)











































