Pencurian Telur Penyu di Pulau Sangalaki Terjadi Lagi

Pencurian Telur Penyu di Pulau Sangalaki Terjadi Lagi

- detikNews
Rabu, 30 Okt 2013 17:51 WIB
Pencurian Telur Penyu di Pulau Sangalaki Terjadi Lagi
Samarinda, - Tindak pencurian telur penyu di Pulau Sangalaki, Derawan, Kalimantan Timur, kembali terjadi. Polisi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) berganti-gantian berpatroli untuk melindungi populasi hewan langka tersebut.

Pulau Sangalaki merupakan pulau konservasi satwa penyu baik Penyu Hijau (Chelonia Mydas) maupun Penyu Sisik (Eretmochelys Imbricata). Selain memiliki penangkaran tukik (anak penyu), pulau itu kerap menjadi tempat kedua spesies penyu itu bertelur.

"Iya (memang) rawan (terjadi pencurian telur penyu)," kata Kapolres Berau AKBP Mukti Juharsa, saat dihubungi detikcom, Rabu (30/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mukti mengatakan, mengantisipasi kerawanan itu, personel kepolisian telah diterjunkan untuk menjaga pulau tersebut disamping tugas utama yang dijalankan BKSDA.

"Kami sudah menempatkan personel kepolisian di Sangalaki, back up BKSDA. Secara bergantian bisa dari Polres Berau atau Polsek Tanjung Batu juga dari Pos Polisi Pulau Derawan," ujar Mukti.

Kasus pencurian telur penyu terbaru adalah penangkapan empat pelaku pencurian telur penyu di Sangalaki dengan inisial Ar, Rs, Ms dan MI pada 10 September 2013 lalu berikut penyitaan barang bukti telur penyu hasil curian.

"Sekarang keempat tersangka dalam proses hukum," tambah Mukti.

Dihubungi detikcom terpisah, Kepala BKSDA Kaltim Tandya Tjahyana membenarkan aksi pencurian telur penyu di Pulau Sangalaki yang saat ini tengah ditangani kepolisian. Menurut dia, BKSDA dalam kasus tersebut bertindak sebagai saksi.

"Iya benar ada pencurian telur (penyu) di Sangalaki. Kami sebagai saksi ahli," kata Tandya.

Lebih mengamankan Pulau Sangalaki, sambung Tandya, saat ini petugas kepolisian tengah membantu pengamanan Pulau Sangalaki, mengantisipasi pencurian serupa. Tandya enggan menjelasakan saat ditanya apakah alasan keterbatasan personel BKSDA di Sangalaki dan terjadinya pencurian, menjadi alasan saat ini melibatkan petugas keamanan menjaga pulau konservasi tersebut.

"Yang penting bekerjasama dan sama-sama menjaga Pulau Sangalaki itu," terangnya.

(lh/lh)


Berita Terkait