Diserobot Penumpang Umum, Kereta Khusus Lansia Tak Efektif

Diserobot Penumpang Umum, Kereta Khusus Lansia Tak Efektif

- detikNews
Kamis, 11 Nov 2004 11:56 WIB
Jakarta - PT Kereta Api (KA) menyediakan satu kereta khusus untuk lansia dan ibu hamil atau menyusui pada tiap KA Ekonomi sejak H-10. Namun kereta khusus ini tidak efektif karena terlanjur dipenuhi para penumpang yang sudah naik sebelum KA berhenti di Stasiun KA Senen, Jakarta.Hal ini disampaikan Kepala Seksi Operasi Stasiun Senen, Mulyanta Sinuringga, ketika ditemui detikcom di kantornya, Kamis (11/11/2004). "Ini khusus untuk KA Ekonomi dan diberlakukan mulai H-10," katanya.Saat itu Mulyanta ditanya komentarnya tentang saran Meneg Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta saat berkunjung ke Stasiun Senen pada Selasa (9/11/2004) kemarin, agar PT KA menyediakan kereta khusus untuk lansia dan ibu hampil atau menyusui.Dijelaskan, kereta khusus ini tidak efektif karena penumpang KA ekonomi memiliki kebiasan untuk naik ke KA sebelum KA berhenti di Stasiun Senen. Para penumpang yang umumnya sudah langganan itu naik di stasiun-stasiun sebelum Stasiun Senen, seperti Stasiun Jatinegara dan Stasiun Manggarai.Akibatnya, ketika sebuah KA ekonomi tiba di Stasiun Senen, rangkaian kereta yang berjumlah 10 buah itu sudah penuh. Termasuk satu kereta yang sudah diberi tanda sebagai kereta khusus untuk lansia dan ibu hamil atau menyusui."Kami mengakui dalam hal ini kami gagal. Seharusnya ada kesadaran gender dari penumpang. Padahal kami memasang tanda khusus pada kereta yang khusus untuk lansia dan ibu hamil dan menyusui," ujar Mulyanta.Sementara PT KA, ujar Mulyanta, kekurangan petugas untuk menjaga setiap KA yang punya kereta khusus. Sedangkan untuk mengusir penumpang umum yang sudah menempati kereta khusus, petugas kesulitan karena penumpang tersebut tidak mau pindah. (gtp/)


Berita Terkait