Howard: Arafat Gagal Ciptakan Perdamaian di Timur Tengah
Kamis, 11 Nov 2004 11:27 WIB
Jakarta - Sejarah akan mengingat pemimpin Palestina Yasser Arafat sebagai pemimpin yang gagal menciptakan perdamaian di Timur Tengah. Hal ini dikarenakan Arafat tidak menerima perjanjian yang ditawarkan Israel empat tahun lalu.Hal ini dikatakan Perdana Menteri Australia John Howard kepada radio Melbourne 3AW dan dilansir dari The Australian, Kamis (11/10/2004)."Saya berpikir sejarah akan menilainya sangat kasar karena tidak mengambil kesempatan yang ditawarkan oleh Perdana Menteri Israel Ehud Barak pada tahun 2000," kata Howard.Seperti diketahui, Arafat telah meninggal dunia. Sebelumnya almarhum sempat mengalami koma di rumah sakit Paris. Ia menderita kerusakan otak, gagal ginjal dan hati."Menurut saya jika Arafat mengambil kesempatan itu pada saat pemerintahan Clinton maka banyak hal di Timur Tengah akan berjalan lebih mulus," lanjutnya.Howard menambahkan, sulit dipercaya Arafat tidak bisa melakukan usaha lebih banyak untuk mengendalikan aktivitas organisasi teroris.
(dit/)











































