Misbakhun yang telah hadir di PN Jaksel mengatakan, dirinya sebenarnya hanya ingin menempuh jalur damai. Dia ingin terdakwa Benhan meminta maaf pada dirinya.
"Intinya kita tidak ingin memanjarakan orang, sejak awal masalah ini tidak mau kemana, cukup minta maaf," ujar Misbakhun sesaat sebelum sidang di PN Jaksel, Jl Ampera, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2013).
Pria yang memakai batik motif bunga warna ungu itu menambahkan, dari awal pihaknya tidak ingin membawa kasus ini ke meja hijau. Namun, upaya jalur damai yang diinginkannya tidak diacuhkan pihak Benhan.
"Ternyata harapan saya tidak di penuhi. Bahkan upaya mediasi sebagi jalan damai tidak diterima. Bahkan saya minta jalur ke Ivan Wahid juga tidak di terima termasuk melalui pengacara saya," kata politisi Golkar itu.
Minggu lalu, JPU Fahmi Iskandar mengatakan akan menghadirkan saksi pelapor atas nama Misbakhun pada sidang kali ini. Majelis hakim yang diketuai Suprapto mengatakan untuk menambahkan 1 orang saksi lagi pada JPU tetapi masih belum jelas siapa saksi lain yang akan dihadirkan.
(dha/gah)











































