Nasib JK, 'Dihibahkan' Golkar ke PKB

Nasib JK, 'Dihibahkan' Golkar ke PKB

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rabu, 30 Okt 2013 10:13 WIB
Nasib JK, Dihibahkan Golkar ke PKB
Ical dan JK
Jakarta - Jusuf Kalla telah malang melintang di dunia politik nasional, pernah jadi Ketum Golkar dan jadi cawapres SBY. Namun kini JK yang mulai 'renta' di politik terkesan dihibahkan Golkar ke PKB.

Adalah eks Ketua MK Mahfud MD yang menjadi salah satu kandidat capres PKB menawari JK yang sedang kebingungan mencari kendaraan politik ke Pilpres 2014 agar merapat ke PKB. Mahfud MD membuka pintu lebar agar persaingan capres PKB yang saat ini diisi dirinya dan Rhoma Irama, makin ramai dengan kehadiran JK.

"Kan PKB calonnya baru Rhoma, Mahfud, dan saya kira Jusuf Kalla harus ditambahkan. Nanti dimunculkan lagi dong," kata Mahfud saat bertandang ke Balaikota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Selasa (29/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

JK memang tak mungkin lagi berharap tiket nyapres dari Golkar. Di sisi lain sampai saat ini JK belum pernah menegaskan dirinya tak akan maju di Pilpres 2014, artinya JK masih memendam ambisi menuju Istana.

Begitu mendengar tawaran agar JK nyapres lewat PKB, Golkar pun langsung merelakan. Barangkali Golkar lupa, JK adalah mantan orang kuat di Golkar yang tak bisa begitu saja dihibahkan.

"Kami mengapresiasi Pak JK yang diwacanakan sebagai kandidat capres PKB, kami menghormati hak politik beliau," ujar jubir Golkar Nurul Arifin. Nurul memandang JK tetap akan besar dengan nyapres lewat partai mana pun.

Barangkali ini bahasa politis agar JK tak terus diam-diam mengusik pencapresan Ical, seperti isu yang selama ini berkembang.

PKB sendiri langsung membuka peluang masuknya JK jadi capres. PKB yakin sosok JK bakal diterima nahdliyin yang jadi kekuatan utama PKB. Sejumlah DPW PKB bahkan langsung mengusulkan agar JK diterima sebagai capres PKB.

"PKB masih dalam tahap menjaring nama-nama. Nama JK sebetulnya sudah akrab di PKB bahkan di kalangan nahdliyin. Begitu juga Mahfud MD. Karena itu DPP tidak kaget kalau muncul desakan usulan dari DPW agar JK dimasukkan sebagai bursa Capres 2014," kata Ketua DPP PKB Abdul Malik Haramain kepada detikcom, Rabu (30/10/2013).





(van/nrl)


Berita Terkait