Musim Hujan Tiba, Awas Banjir Lahar Dingin Merapi!

Musim Hujan Tiba, Awas Banjir Lahar Dingin Merapi!

Edzan Raharjo - detikNews
Selasa, 29 Okt 2013 17:12 WIB
Yogyakarta, - Potensi terjadinya banjir lahar dingin Merapi sampai saat ini masih besar. Karena di Merapi masih tersisa sekitar 70 juta meter kubik material vulkanik sisa erupsi Gunung Merapi tahun 2010 silam.

Material vulkanis tersebut dapat meluncur turun jika sering terjadi hujan di puncak Merapi. Terutama hujan dengan intensitas cukup tinggi.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Subandrio mengatakan, endapan material memang saat ini telah mengalami perubahan karakteristik. Komponen abunya sudah banyak berkurang, sehingga material tersebut tidak mudah terpicu oleh hujan untuk menjadi lahar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Potensi banjir lahar masih besar, tetapi tidak banyak membawa material atau banjir biasa. Akan terjadi banjir lahar besar, jika intensitas hujanya 100 mm dengan durasi lebih dari 1 jam," kata Subandrio di Yogyakarta, Selasa (29/10/2013).

Kondisi tersebut sudah jauh berbeda dibanding awal-awal pasca eruspi Merapi, hanya dengan intensitas hujan 40 mm sudah memicu terjadinya banjir lahar dingin.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DIY, Gatot Saptadi mengatakan, potensi banjir lahar dingin masih perlu diwaspadai pada musim hujan ini. Selain itu, dengan kondisi cuaca ekstrim ini juga perlu diwaspadai potensi bencana seperti angin kencang, puting beliung, banjir dan longsor. Perlu kesiapan seperti peralatan dan koordinasi dengan instansi-instansi lain.

"Gubernur DIY telah mengirim surat kepada Bupati/Walikota se-DIY agar meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi perubahan cuaca kali ini," katanya.

(rmd/rmd)


Berita Terkait