Soal Dana Bansos yang Tak Wajar, Ratu Tatu: Kita Normal Kok

Soal Dana Bansos yang Tak Wajar, Ratu Tatu: Kita Normal Kok

Rivki - detikNews
Selasa, 29 Okt 2013 15:19 WIB
Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan dana bantuan sosial di Banten. Salah satunya ada yang mengalir ke organisasi yang dipimpin Wakil Bupati Pandeglang Ratu Tatu Chasanah. Apa komentarnya?

Dalam data yang dimiliki Masyarakat Transparansi (Mata) Banten, adik Kandung Ratu Atut Chosiyah, Tatu Chasanah saat ini mengetuai tiga organisasi kemasyarakatan sekaligus, yaitu Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten, Forum Kader Posyandu Provinsi Banten dan Gerakan Nasional Kesejahteraan Sosial (GNKS) Provinsi Banten. Total dana hibah yang diterima tiga organisasi itu tidak kurang dari Rp 7,5 miliar.

Menanggapi hal ini, Ratu Tatu menegaskan semua masih dalam tahap wajar. Pelaporan keuangannya pun transparan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dilihat saja di pembukuan organisasinya. Itu kan di sana ada bendahara, ada semua, kita terbuka kok, dilihat aja. Kita juga seperti PMI diperiksa oleh BPK, dilihat aja," tegas Ratu Tatu di Gedung BPK, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (29/10/2013).

Menurutnya, semua kegiatan yang digelarnya pun normal. Tak ada kongkalikong dengan pihak Pemprov Banten yang tak lain dipimpin kakaknya sendiri.

"Ngak, nggak, kita normal, seperti PMI itu. Termasuk orang-orangnya yang setiap tahun boleh darimana saja," tegasnya.

Khusus untuk GNKS, Ratu Tatu menjelaskan soal kegiatan organisasi tersebut. "Ada apa namanya, sunatan massal, Anda bisa lihat ke pengurus organisasinya, lengkap kok di situ," jawabnya.

(rvk/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini