detikNews
Selasa 29 Oktober 2013, 14:42 WIB

Buruh Berunjukrasa di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup

- detikNews
Buruh Berunjukrasa di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup
Jakarta - Seribuan orang buruh melakukan aksi unjuk rasa di depan Balaikota DKI Jakarta. Mereka menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi sebesar Rp 3,7 juta per orang per bulan.

Mereka berdemo di depan Balaikota, Jl Medan Merdeka Selata, Jakarta, Selasa (29\/10\/2013). Para buruh memakai atribut kaos dan bandana merah. Orasi terus dilancarkan dari atas truk.

Nampak pengamanan kepolisian berjaga-jaga mengantisipasi kerusuhan. Sekitar 100 personel polisi terlihat lalu lalang di depan Balaikota. Ada pula yang berdiri membawa tameng hitam.

\\\"Kita terjunkan 500 personel gabungan dari Polda, Polres dan Polsek se-Jakarta Pusat,\\\" kata Kepala Bidang Operasional Polres Jakarta Pusat AKBP Apollo Sinambela di lokasi.

Lalu lintas Jl Medan Merdeka Selatan arah Tugu Tani ke Tanah Abang ditutup akibat aksi ini. Selain dipadati pendemo, jalan ini juga dipadati oleh pedagang kaki lima yang memarkirkan gerobaknya di tengah jalan, dekat dengan kerumunan massa.

Namun, lalu lintas Jl Medan Merdeka Selatan dari Tanah Abang ke arah Tugu Tani terpantau masih bisa dilalui meski padat merayap.

Meski hujan sempat mengguyur Balaikota, namun pendemo tak henti beraksi. Mereka terus meneriakkan yel-yel \\\'Hidup Buruh!\\\', dan bernyayi sejumlah lagu. Tembang \\\'Bongkar\\\' dari Iwan Fals, \\\'Darah Juang\\\' gubahan John Tobing, hingga lagu dangdut \\\'Bukak Sithik Jos\\\' didendangkan oleh para buruh.




(dnu/lh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed