Kekesalan Azlaini Agus memuncak ketika pihak maskapai Garuda Indonesia tidak bisa menjelaskan kepastian keberangkatan pesawat tujuan Bandara Kuala Namu, Sumut. Karena kesal, komisioner Ombudsman ini memarahi petugas yang berada di tempatnya menunggu.
"Tidak ada saya menampar, saya cuma membentak karena kesal, tidak ada jawaban yang pasti, kenapa pesawat mengalami keterlambatan. Dan setelah saya bentak, wanita itu pergi," ujar Azlaini menceritakan kejadian yang terjadi di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.
Petugas yang dibentak itu menangis dan pergi. Setelah itu datang petugas lainnya yang menjelaskan pesawat batal lepas landas pukul 07.45 WIB, Senin (18/10) sebab pilot menyatakan belum siap terbang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketidaksiapan terbang ini menurut pihak Garuda karena pilot masih meminta konfirmasi dari Bandara Kuala Namu terkait cuaca. Tapi penjelasan ini juga dibantah wanita yang pernah menjadi anggota DPR ini.
"Sebab begitu penumpang masuk dalam pesawat, awak pramugari meminta maaf atas keterlambatan tersebut dengan alasan terlambatnya pesawat tiba di Pekanbaru. Jadi bukan kerena masalah cuaca.
Meski membantah menampar, korban bernama Yana Novia tetap memproses kejadian yang dialami ke Mapolsek Bukit Raya, Pekanbaru. Pelapor juga menyertakan bukti foto yang menunjukkan guratan merah bekas tamparan Azlaini yang juga dosen ilmu hukum Universitas Islam Riau.
(fdn/nvc)











































