Polisi: Ajeng Ditemukan Bersimbah Darah dan Pegang Pisau

Polisi: Ajeng Ditemukan Bersimbah Darah dan Pegang Pisau

- detikNews
Senin, 28 Okt 2013 19:52 WIB
Jakarta - Ajeng (30) Warga binaan Panti Sosial Bina Laras Harapan meninggal dunia di Unit Gawat Darurat RS Royal Taruma, Tanjung Duren, Jakarta Barat setelah menggorok lehernya sendiri. Kanit Krimum Polsek Tanjung Duren, AKP Khoiri ,mengatakan, saat ditemukan korban memang sedang memegang pisau.

"Iya korban megang pisau," ujar Khoiri saat dikonfirmasi, Senin (28/10/2013).

Khoiri mengatakan, korban mendapatkan pisau tersebut dari ruangan pengawas. "Pisau yang digunakan menggorok ialah pisau yang digunakan untuk membuka air galon yang keras. Pisau tersebut biasanya ditaro di rak plastik," ujar Khoiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khoiri mengatakan, saat kejadian para pengawas tidak ada yang mencurigai korban saat masuk. "Soalnya mereka lagi pada sibuk bagi-bagiin obat jadi nggak curiga," ujar Khoiri.

Khoiri mengungkapkan, sebelumnya korban pernah dibina selama empat bulan di Panti Laras Karya yang berada di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat.

Ajeng wanita berambut cepak ini ditemukan sekarat dengan leher tergorok dan meninggal di UGD RS Royal Taruma sore tadi. Ajeng ditemukan pertama kali oleh Ibrahim salah satu perawat di panti sosial tersebut.

(spt/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads