Ganjar Siapkan Lelang 85 Jabatan di Pemprov Jateng

Ganjar Siapkan Lelang 85 Jabatan di Pemprov Jateng

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 28 Okt 2013 16:42 WIB
Ganjar Siapkan Lelang 85 Jabatan di Pemprov Jateng
Semarang, - Lelang jabatan untuk pejabat eselon 3 dan 4 di lingkungan Pemprov Jawa Tengah akan segera dilaksanakan. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menghimbau agar PNS bersiap untuk seleksi memperebutkan 85 kursi di dua eselon tersebut.

"Besok mulai disampaikan ke seluruh SKPD. Nanti SKPD siap-siap, harapan kami mereka yang punya kesempatan itu juga menyiapkan diri," kata Ganjar di ruang rapat gedung Gubernur Jateng usai Launching Kebijakan Promosi Terbuka Jabatan Struktural di Lingkungan Pemprov Jateng, Senin (28/10/2013).

Di lingkungan pemprov Jateng, diketahui ada 1.806 jabatan struktural dengan rincian jabatan kosong pada Eselon 1 ada satu kursi, eselon 2 ada empat kursi, dan untuk yang dilelang dalam waktu dekat ini yaitu eselon 3 terdapat 32 kursi kosong sedangkan eselon 4 ada 53 kursi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahapan lelang jabatan yaitu sosialisasi PNS pada 31 Oktober hingga 8 November, tahap administrasi 11 November hingga 14 November, pengmuman administrasi 15 November, penyusuanan makalah 19 November hingga 4 Desember, seleksi makalah 4 Desember hingga 26 Desember, Penyampaian hasil makalah pada 31 Desember, lalu seleksi fit and propertest 2 Januari 2014 hingga 9 Januari 2014, Pembahasan Baberjakat 20 Januari, kemudian penetapan dan pelantikan akan dilaksanakan 27 Januari 2014.

Ganjar mengatakan lelang akan dilakukan untuk 85 jabatan di eselon 3 dan 4 sedangkan untuk eselon 1 dan 2 menyusul. Menurutnya eselon 3 dan 4 lebih menekankan pada karir PNS sedangkan eselon 2 merupakan top karir dan eselon 1 adalah "rezeki".

"Eselon 2 kan top karir, eselon 1 kan rezeki? Kalau eselon 1 harus lebih ketat lagi. Berapa orang sih yang bisa melamar Sekda? Kalau paling banter 20 orang kan sudah bagus," ujar politisi PDIP itu.

Selain itu untuk pengaduan, lanjut Ganjar, pihaknya akan mempersiapkan bilik aduan lewat jaringan internet. Saat ini pihaknya menyiapkan website untuk aduan.

"Website kita siapkan. Nanti semua komplain, jadi desk komplain masyarakat dan publik kita tampung di sana," tandas Ganjar.

(alg/lh)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads