"Kunker ke Belanda yang pimpin Yahya Sacawiria dalam rangka evalusi mengenai isu Papua. Karena terakhir itu kan kelompok freedom Papua, separatis Papua Merdeka membuat dan membuka kantor cabang lagi di Belanda," kata Ketua Komisi I Mahfudz Sidiq kepada wartawan, Senin (28/10/2013).
Sementara itu kunjungan ke China dilakukan dalam rangka studi banding mengenai sistem pertahanan negeri tirai bambu tersebut, dan rombongan telah berangkat Sabtu (26/10) lalu. Komisi I berencana membandingkan UU Militer yang diberlakukan di China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di mana Korsel sebagai negara yang sukses menjalankan siaran digitalisasi, mereka sukses beralih dari analog ke digital," imbuhnya.
(bpn/trq)











































