Antisipasi Ancaman Bencana, Candi Borobudur akan Dipasang Seismograf

- detikNews
Senin, 28 Okt 2013 14:13 WIB
Yogyakarta - Candi Borobudur yang menjadi situs warisan dunia sering terkena dampak bencana Gunung Merapi. Mengantisipasi kerusakan akibat ancaman bencana tersebut, alat seismograf akan dipasang di sekitar candi Borobudur.

Kepala Balai Konservasi Candi Borobudur, Marsis Sutopo mengatakan pemasangan alat seismograf di sekitar candi Borobudur untuk memantau gempa lokal. Karena menurut informasi geologist, di bawah Gunung Menoreh terdapat patahan meski agak dalam. Namun patahan ini juga bisa mengancam keberadaan candi Borobudur. Dari foto-foto kuno, ternyata candi Borobudur juga pernah diguncang gempa besar.

"Pemasangan seismograf akan dipasang tahun ini, atau kalau tidak tahun depan untuk pantau gempa lokal. Karena jika pemantauan gempa masih menggunakan seismograf untuk memantau Merapi, terlalu jauh jaraknya," kata Marsis Sutopo dalam lokakarya Internasional Sub-Regional tentang Siaga Resiko Bencana dan Manjemen di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, Senin (28/10/2013).

Candi Borobudur telah mengalami beberapa kali recovery pasca bencana erupsi Merapi. Abu Merapi selalu menyelimuti candi Borobudur jika Gunung Merapi menyemburkan abunya.

Direkut Jenderal Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kacung Marijan mengatakan, bencana alam banyak membuat warisan budaya yang dimiliki Indonesia hilang. Karena pasca bencana seperti letusan Gunung Merapi, gempa bumi dan lain-lain situs-situs tersebut terimbun tanah atau runtuh dan lain-lain.

"Banyak yang hilang karena bencana, seperti situs kerajaan Majapahit, Sriwijaya dan lain-lain," katanya.

Lokakarya yang diikuti 50 peserta dari 8 negara seperti Indonesia, Brunei, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Thailand, Vietnam dan Timor Leste, untuk membantu tempat-tempat budaya signifikan di Indonesia dan Asia Tenggara terlindungi dari bencana dan memastikan tetap terjaga.

(rmd/rmd)