Jarak antara rumah Rasulullah, yang kini menjadi makamnya dan mimbar sekitar 26 meter. Ada karpet hijau terbentang di Raudhah.
Banyak jamaah haji Indonesia dan negara lainnya yang berebut salat sunat dan berdoa di sana. Raudhah juga disebut oleh Rasulullah sebagai taman surga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena menjadi incaran berdoa jamaah, Raudhah nyaris selalu ramai. Jamaah antri dan berdesakan untuk masuk ke kawasan Raudhah.
"Alhamdulillah, setiap malam saya bisa ke Raudhah, sampai Subuh," timpal Asep seorang jamaah lainnya.
Raudhah kini merupakan tempat antara makam Nabi dan mimbar di Nabawi. Rasulullah, Abu Bakar, dan Umar dimakamkan di rumah itu. Tak heran kalau jamaah haji banyak berburu berkah sekaligus berziarah.
Tapi jangan coba-coba menyentuh pagar atau dinding makam, petugas keamanan Arab Saudi akan langsung menegur.
"Syirik, Syirik haji..." begitu biasanya ucapan petugas Saudi.
Pastinya apabila berkesempatan berdoa di Raudhah, berdoalah dengan khusuk. Jangan lupa, setelah doa disampaikan segera pergi keluar, berilah kesempatan jamaah yang lain.
(ndr/rvk)











































