Usai menangkap 30 preman di Cengkareng, Jakarta Barat, polisi memburu pimpinan dari komplotan tersebut. Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat (TPP Polres Jakbar) meyakini pemimpin preman itu bernama Boby yang juga tangan kanan Hercules.
"Kita kejar si Boby, tangan kanannya Hercules. Dia pemimpin preman-preman yang di Cengkareng yang suka peras warga," ujar Kasat Reskrim Polres Jakbar, AKBP Hengki Haryadi, kepada detikcom, Senin (28/10/2013).
Hengky mengatakan selain Boby, dia juga memburu Jhonny yang notabenenya adalah tangan kanan Boby. Polisi meyakini kedua orang itu sudah melakukan aksi premanisme di Cengkareng sejak lama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia juga DPO dalam kasus RSPAD, memang banyak catatan kriminal yang dilakukan oleh si Boby," ujar pria yang berhasil mengungkap kasus peristiwa berdarah RSPAD.
Polisi juga mencurigai, lahan di Cengkareng yang digunakan sebagai sarang preman merupakan lahan bermasalah. "Kita duga tanah yang ditempati preman-preman itu, tanah milik orang lain korban pemerasan Hercules dan anak buahnya," pungkasnya.
TPP Polres Jakbar pada Minggu 27 Oktober kemarin, berhasil menangkap 30 preman. Mereka ditangkap karena sempat memeras warga yang hendak membangun gorong-gorong. Beberapa barang bukti seperti samurai dan senjata api juga berhasil disita polisi.
(rvk/)










































