Akbar Sambut Ajakan Damai Fahmi
Rabu, 10 Nov 2004 22:45 WIB
Jakarta - Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung menerima ajakan damai yang diajukan oleh Fahmi Idris. Bahkan DPP Golkar telah membentuk tim untuk melakukan upaya perdamaian itu. "Tentu kami terbuka untuk damai. dari pihak kami mengajukan beberapa point sebelum perdamaian dilakukan. Artinya kita semua menghormati apa yang telah menjadi keputusan, aturan, AD/ART organisasi. Dan Pak Fahmi harus mematuhi itu. Itulah komitmen berorganisasi," ungkap Akbar seusai acara buka puasa bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sejumlah pimpinan parpol di Istana Negara, Jalan Veteran Jakarta, Rabu (10/11/2004).Hal tersebut dikatakan Akbar sehubungan dengan tawaran damai yang diajukan Fahmi Idris dalam persidangan kasus Fahmi Idris versus Akbar Tandjung di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jl. S. Parman, Jakarta, Rabu (10/11/2004) siang tadi. Dalam persidangan ini kuasa hukum penggugat, OC Kaligis, mengajukan draft surat pernyataan perdamaian yang berisi kesepakatan untuk mengakhiri perselisihan dan beda pendapat yang telah terjadi. Akbar mengingatkan bahwa Fahmi cs harus mengikuti kebijakan organisasi. Semua anggota tidak boleh mengambil kebijakan yang bertentangan dengan organisasi."Dan apa yang mereka lakukan itu jangan sampai dilakukan lagi di masa yang akan datang," ingat Akbar. Namun harus ada kesepakatan dari kedua belah pihak. Dan bila kesepakatan tidak tercapai, Akbar menyatakan bahwa pengadilan yang akan memutuskan. "Tapi pihak kami tetap terbuka untuk berdamai dengan kesepakatan-kesepakatan," tambahnya.
(dni/)











































