Politisi Korup Karena Dibebani Biaya Operasional Parpol

Politisi Korup Karena Dibebani Biaya Operasional Parpol

Septiana Ledysia - detikNews
Sabtu, 26 Okt 2013 16:11 WIB
Jakarta -

Makin banyak saja kasus-kasus tindak korupsi yang ternyata melibatkan politisi. Praktek korupsi oleh kader partai politik adalah dampak dari tingginya biaya operasional partai politik yang menjadi beban mereka.

Demikian kata pengamat politik Sebastian Salang dalam diskusi "Mencari Partai Bersih". Diskusi berlangsung di Cheese Cake Factory, Jakarta Pusat, Sabtu (26/10/2013).

"Mengapa sih partai jadi korup? Kenapa politisi jadi korup? Itu karena ada banyak parpol untuk persoalan pendanaan tidak dijawab tuntas. Mereka seperti malu-malu kucing," ujar Sebastian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tingginya pengeluaran partai politik berdampak kepada kebutuhan pemasukan yang tinggi. Proses mencari sumber dana itu yang kemudian dibebankan kepada para kader yang duduk di pemerintahan maupun parlemen.

"Politisi-politisi itu punya beban besar saat pulang ke dapilnya, praktek atau upaya mendapatkan uang. Jadinya yang tadinya hanya (korupsi -red) Rp 100 juta aman-aman saja, lalu naik Rp 500 juta. Masih aman lalu naik Rp 1 M baru ditangkap oleh KPK dan ketahuan," ujar Sebastian.

Sebastian menambahkan, oleh karena perlu dirubah sistem di dalam parpol dan perilaku para calon legislatif yang diusung di Pemilu nanti.

"Bukan lagi memenuhi kebutuhan hidup tapi menjadi perilaku tamak. Oleh karena itu harus diubah agar tidak terjebak perilaku berbahaya ini," imbuh Sebastian.

(spt/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini