Pengamen Topeng Monyet Minta Dana Kerohiman Ditambah Rp 1 Juta

Pengamen Topeng Monyet Minta Dana Kerohiman Ditambah Rp 1 Juta

Taufan Noor Ismailian - detikNews
Jumat, 25 Okt 2013 14:23 WIB
Pengamen Topeng Monyet Minta Dana Kerohiman Ditambah Rp 1 Juta
Jakarta - Para pengamen dan pawang topeng monyet bersedia beralih pekerjaan. Namun mereka minta Pemprov DKI Jakarta menambah dana kerohiman sebesar Rp 1 juta per orang dari nilai sebelumnya sebagai pengganti modal membeli monyet dan peralatan kerjanya yang kini disita.

"Kita sudah sepakat mau menyerahkan monyet. Kalau diganti akan kita serahkan, tapi bila tidak ditambahin Rp 1juta lebih baik tidak kami serahkan," kata Fauzi, di jl Bendungan Melayu, Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara, Jumat (25/10/2013).

Fauzi adalah satu dari belasan pengamen topeng monyet yang beroperasi di Jakarta Utara. Sepengetahuannya kini banyak pawang dan pemiliki monyet yang menolak menyerah bila modal kerja mereka tidak diganti secara tunai.

"Tapi masalahnya yang diganti itu cuma monyetnya aja. Sedangkan dalam satu grup ada 3 orang, bagaimana dengan nasib mereka?" gugatnya.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Jakarta Utara, Mikron, membenarkan penyataan pawang monyet yang disita monyetnya, telah diberikan tambahan sebesar Rp 1juta dari Dinas Sosial DKI Jakarta. Sampai saat ini sedang mengupayakan untuk mencari tambahan dana dari Sudin Sosial Jakarta Utara.

"Semalam kita juga sudah bertemu dengan perwakilan mereka. Intinya mereka mau menyerahkan bila memang diberikan tambahan Rp 1 juta. Jumlahnya masih ada sekitar 15 monyet lagi yang masih aktif. Kalau memang ada anggaran Rp 15 juta di Sudin Sosial, mudah-mudahan ke-15 monyet itu akan diserahkan secara sukarela oleh para pemilik," ujarnya saat dikonfirmasi.

(fan/lh)


Berita Terkait