Massa datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan terus bertambah sejak pukul 14.00 WIB siang tadi. Bertahap, sejumlah buruh yang diangkut menggunakan truk berdatangan dan semakin banyak.
Mereka menuntut agar UMK di Jawa Tengah dinaikkan. Dari data yang dipegang buruh, rata-rata UMK di Jawa Tengah merupakan yang terendah dibanding profinsi lain di pulau Jawa yaitu Rp 966.520.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam orasinya, buruh juga mengungkapkan kekecewaan pada pemerintahan Gubernur baru, Ganjar Pranowo. "Kita pilih Ganjar tapi tidak dapat ganjaran, kita di dzolimi," teriak orator.
Buruh juga menuntut angka KHL yang diusulkan adalah angka KHL Prediksi Desember. Selain itu mereka juga tidak setuju dengan penetapan upah minimum yang ditentukan pemerintah pusat dalam bentuk Inpres.
"Penetapan upah minimun itu seharusnya dilakukan Gubernur," imbuh Nanang.
Hingga saat ini unjuk rasa masih berlangsung dan dijaga ketat oleh ratusan petugas kepolisian. Akses jalan menuju kantor Gubernur ditutup dan arus lalu lintas dialihkan sementara. Sementara itu perwakilan buruh bertemu dengan Ganjar di ruang rapat di gedung Gubernur Jawa Tengah.
(alg/fdn)











































