Warga yang sempat mengungsi itu antara lain berasal dari Desa Simacem dan Desa Sukanalu di Kecamatan Naman Teran. Warga dua desa ini antara lain mengungsi ke Kantor Camat Naman Teran. Sementara warga Desa Suka Meriah, Kecamatan Payung mengungsi ke jambur yang berada di Kecamatan Payung.
Salah seorang warga Desa Sukanalu, M Beru Ginting (60) menyatakan, mereka mengungsi karena khawatir dengan letusan itu. Abu vulkanik bertaburan di desa mereka sehingga membuat mata perih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbeda dengan warga Desa Sukanalu, sekitar 130 keluarga warga Desa Suka Meriah masih bertahan di jambur atau balai pertemuan di Payung hingga pukul 15.00 WIB. Mereka masih menunggu perkembangan hingga sore nanti sebelum memutuskan akan kembali atau tidak.
Data dari Pos Pemantau Gunung Api Sinabung menyebutkan, letusan tadi pagi terjadi pada pukul 05.50 WIB. Sementara sehari sebelumnya, Rabu (23/10/2013) terjadi tiga kali letusan, yakni pukul 16.19, 16.50 dan 21.00 WIB. Tetapi letusan hari ini lebih besar, dan menyemburkan asap bercampur abu vulkanik hingga ketinggian 3.000 meter.
(rul/trw)











































