Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Bogor, mendapat penghuni yang baru. Penghuni baru tersebut bernama Raja, seekor gajah Sumatera yang lahir 3 Oktober lalu. Raja adalah nama yang diberikan Menhut Zulkifli Hasan.
Di dalam kunjungannya ke TSI, Kamis (24/10/2013), Zulkifli mampir ke kandang gajah. Di sana diperlihatkan rekaman video kelahiran bayi gajah hasil perkawinan Davi dengan Indah. Pengelola TSI kemudian memintanya memberi nama kepada si bayi dan menuliskannya di karton berwarna putih dan berbentuk gajah.
"Ini gajah Sumatera kan? Kalau gitu saya kasih nama Raja," kata Zulkifli sambil menuliskan nama Raja menggunakan spidol berwarna hitam, Kamis (24/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai menulis nama, Zulkifli lalu memberikan karton tersebut pada induk jantannya yang bernama David (53). David lalu menuju kandang induk berinanya, Indah (35) yang sedang bersama Raja. Zulkifli pun menyaksikan David memberikan karton tersebut sebagai bentuk simbolis pemberian nama dari induk pada anaknya.
Zulkifli yang ditemani oleh rombongan Persatuan Kebun Binatang se-Indonesia lantas mengunjungi 'play ground' anak gajah dan tempat peristirahatan para gajah. Zulkifli pun memiliki filosofi sendiri dari nama Raja yang diberikannya. Ia mengatakan jika itu sebagai identitas anak gajah ini akan daerah asalnya.
Menurut dokter hewan yang mendampingi Zulkifli, drh Retno, selain Raja anak David lainnya yang berasal dari induk betina lainnya juga diberi nama Inova oleh Menteri Riset dan Teknologi, Gusti M Hatta. Juga ada yang bernama Inul yang diberikan oleh Inul Daratista.
David berada di Taman Safari sejak tahun 1988. Selain David masih ada 49 ekor gajah sumatera dari total 482 ekor gajah sumatera yang berada di lembaga konservasi di Indonesia.
Selain itu, Sekjek DPP PAN ini juga mengunjungi ruang konservasi yang berisi 3 macan tutul Jawa serta melihat kondisi terbaru harimau Sumatera, Melani yang berasal dari kebon binatang Surabaya.
(mnb/lh)











































