Panas Jelang Munas, Ikahi Harus Mereformasi Diri dari Bayangan Orde Baru

Panas Jelang Munas, Ikahi Harus Mereformasi Diri dari Bayangan Orde Baru

Rina Atriana - detikNews
Kamis, 24 Okt 2013 13:58 WIB
Panas Jelang Munas, Ikahi Harus Mereformasi Diri dari Bayangan Orde Baru
Jakarta - Munas Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi) ke-17 akan digelar akhir pekan ini di pulau dewata Bali. Munas tersebut diharap menjadi tonggak Ikahi mereformasi diri dari bayang-bayang Orde Baru.

Menurut peneliti Indonesian Legal Roundtable (ILR) Erwin Natosmal Oemar, banyaknya nama lama yang duduk dijajaran elit Ikahi, membuat Ikahi seakan masih berbau Orde Baru.

"Sebagaimana yang terjadi di masa Orde Baru, maka Ikahi tidak lebih daripada batu loncatan politik sekelompok hakim pencari kekuasaan. Akibatnya, Ikahi tidak akan pernah maksimal dalam memperjuangkan kepentingan anggotanya," kata Erwin saat dihubungi detikcom, Kamis (24/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erwin mengatakan, harus ada reformasi dalam tubuh organisasi tunggal hakim di Indonesia itu. Hal yang perlu digarisbawahi adalah sifat dari Ikahi yang masih sukarela dan bukan berstruktur formal.

"Cara pandang inilah yang perlu diluruskan dalam Munas Ikahi di Bali. Jika cara pandang ini tidak diluruskan, maka para hakim-hakim lainnya hanya akan jadi objekan para pengurus Ikahi," ujarnya.

Munas ke-17 itu akan digelar pada 27-29 Oktober 2013 di Kuta Paradiso Hotel, Bali. Perwakilan hakim dari seluruh penjuru tanah air direncanakan akan menghadiri munas organisasi tunggal hakim di Indonesia itu.

(rna/asp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini