Menurut peneliti Indonesian Legal Roundtable (ILR) Erwin Natosmal Oemar, banyaknya nama lama yang duduk dijajaran elit Ikahi, membuat Ikahi seakan masih berbau Orde Baru.
"Sebagaimana yang terjadi di masa Orde Baru, maka Ikahi tidak lebih daripada batu loncatan politik sekelompok hakim pencari kekuasaan. Akibatnya, Ikahi tidak akan pernah maksimal dalam memperjuangkan kepentingan anggotanya," kata Erwin saat dihubungi detikcom, Kamis (24/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cara pandang inilah yang perlu diluruskan dalam Munas Ikahi di Bali. Jika cara pandang ini tidak diluruskan, maka para hakim-hakim lainnya hanya akan jadi objekan para pengurus Ikahi," ujarnya.
Munas ke-17 itu akan digelar pada 27-29 Oktober 2013 di Kuta Paradiso Hotel, Bali. Perwakilan hakim dari seluruh penjuru tanah air direncanakan akan menghadiri munas organisasi tunggal hakim di Indonesia itu.
(rna/asp)










































