Pemudik Jalur Selatan Diminta Waspadai Badai Arola
Rabu, 10 Nov 2004 16:23 WIB
Jakarta - Jika Anda mudik lewat jalur selatan, waspadai badai arola! Peringatan ini disampaikan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), Rabu (10/11/2004).Menurut Irwan, petugas BMG di Pusat Angkutan Lebaran di Departemen Perhubungan, Jl.Medan Merdeka Barat, Jakpus, BMG mencatat adanya ancaman badai tropis arola dan palung tekanan rendah yang emmanjang dari daratan Australia Barat hingga Samudra Hindia sebelah barat daya Jawa Barat.Ini mempengaruhi cuaca di jalur mudik utamanya yang lewat jalur selatan. Pengaruh yang ditimbulkan adanya hujan dnegan intensitas sedang-sangat lebat dan kadang disertai kilat serta angin kencang lebih 40 km/jam.Badai terjadi di jalur perairan terutama di Samudra Hindia sebelah barat Sumsel, serta selatan Jawa. Posisi badai ada di 10,3 LS, 74,9 BT. Kecepatan angin maksimal di sekitar pusat badai, 100-110 km/jam. Badai ini diprediksi mulai terjadi hari ini hingga seminggu ke depan. "Para pemudik harap hati-hati," imbau Irwan.MeresmikanSecara terpisah, Kahumas Departemen Perhubungan Suwi Handoyo menyatakan, Menhub Hatta Rajasa dijadwalkan akan melakukan peninjauan ke daerah mudik, di Yogya, Semarang dan Surabaya pada Kamis besok. Kembali lagi ke Jakarta pada sore hari dan langsung meresmikan 10 gerbong KA buatan PT INKA. Rangkaian gerbong KA itu diberi nama KA Kertajaya dengan nomor loko 8134. KA itu dimaksudkan untuk tambahan lebaran dan bisa mengangkut 1.060 penumpang. KA itu melayani rute Pasar Senen-Surabaya, berangkat setiap harinya dari Jakarta pukul 12.05 WIB sampai Surabaya 00.53 WIB. Arah sebaliknya, dari Surabaya pukul 14.00 WIB sampai Jakrta 02.18 WIB. Peresmian dilakukan pukul 16.30 WIB di Stasiun Pasar Senen.
(nrl/)











































