Gubernur Jatim Prihatinkan Wabah Muntaber

Gubernur Jatim Prihatinkan Wabah Muntaber

- detikNews
Rabu, 10 Nov 2004 15:51 WIB
Surabaya - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Imam Utomo merasa prihatin dengan mewabahnya penyakit muntaber yang belakangan terjadi di Jawa Timur. Untuk itu, dia mengimbau agar rumah sakit-rumah sakit menggratiskan biaya perawatan pasien muntaber. Hal ini disampaikan gubernur saat mengunjungi pasien muntaber di RSU Dr Soetomo, Surabaya, Rabu (10/11/2004). Di RS ini, sejak Oktober sampai November, terdapat 25 pasien, yang sebagian besar anak-anak. Sebanyak tujuh pasien muntaber juga meninggal di RS ini. Menurut gubernur, wabah muntaber ini sangat luar biasa dan mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah. Untuk itu, dia menginstruksikan semua RS milik provinsi di Jatim untuk menggratiskan biaya perawatan pasien muntaber. "Untuk RS di daerah-daerah, terserah kepala daerah masing-masing," kata gubernur. Gubernur juga meminta kepada Dinas Kesehatan Jawa dan semua RS untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama mengenali penyakit muntaber dan pencegahan dini. "Para pasien yang dirawat ini, karena penanangannya terlambat," ungkapnya. Walikota Surabaya Bambang DH juga mengunjungi pasien muntaber. Namun, walikota mengunjungi RS Suwandi, Tambak Rejo, Surabaya. DI RS ini, ada 61 pasien yang masih dirawat dan 500 orang rawat jalan. Sementara itu, dr Bambang Giyatno, Kadis Kesehatan Pemprov Jatim mengatakan, jumlah penderita muntaber tahun ini relatif menurun dibanding tahun lalu. Saat ini, ada 600 kasus di Jatim. "Tahun lalu, ada 900 kasus, dan 20 orang meninggal dunia," kata dia. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads