Loyalis Anas Bocorkan SMS Arahan SBY, Waketum PD: Itu Ngarang!

Loyalis Anas Bocorkan SMS Arahan SBY, Waketum PD: Itu Ngarang!

Ahmad Toriq - detikNews
Rabu, 23 Okt 2013 16:28 WIB
Loyalis Anas Bocorkan SMS Arahan SBY, Waketum PD: Itu Ngarang!
Jakarta - Jubir ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Ma'mun Murod Al Barbasy membocorkan isi SMS Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono untuk elite PD. Namun Waketum PD Max Sopacua menyebut SMS yang dibocorkan tidak benar.

"Nggak betul itu, dia ngarang aja," kata Max saat dihubungi, Rabu (23/10/2013).

Max membantah ada isi SMS yang mengatakan SBY akan membalas serangan Anas. Namun, sayangnya, Max tak mau membuka isi SMS itu.

"Itu tidak terlalu urgent, hanya untuk kader," ujarnya.

Max menegaskan SBY tak berkepentingan untuk membalas serangan Anas. Untuk kasus hukum yang menjerat Anas, SBY sudah menyerahkan ke penegak hukum. "Pak SBY sudah katakan biarlah hukum yang memproses," ujarnya.

Mengenai si pembocor isi SMS, Max memiliki penilaian sendiri. Dia menilai Ma'mud sebagai orang ekstrim.

"Kalau Ma'mun Murod itu udah lebih ekstrim dari Anas," tuturnya.

Sebelumnya Ma'mun Murod Al-Barbasy mengaku mendapatkan SMS yang dikirim SBY untuk para petinggi PD.

"Jadi total SMS itu ada 10 poin. Saya dapat itu," kata Ma'mun kepada wartawan di lokasi konpers PPI di Bakso Lapangan Tembak, Senayan, Jakarta, Rabu (23/10/2013).

Ma'mun mengaku mendapat SMS itu dari salah seorang petinggi nasional. Dia tak mau mengungkap sumbernya.

"Adalah seorang petinggi nasional," ujarnya.

Dari 10 poin SMS SBY yang didapatnya, Ma'mun memposting satu poin dari SMS itu ke akun facebooknya. Berikut isi SMS SBY poin nomor 4:

Jahat sekali. Luar biasa. Sebenarnya saya tidak ingin melihat ke belakang. Tetapi, pihak Anas terus-menerus menyerang & menghantam saya & Partai Demokrat. Setelah hampir 3 tahun saya mengalah & diam, saatnya utk saya hadapi tindakan yang telah melampui batasnya itu. Partai Demokrat atas kerja keras kita baru saja mulai bangkit. Karena perilaku sejumlah kader, termasuk Anas, partai kita sempat melorot tajam & hancir. Kalau gerakan penghancuran Partai Demokrat & SBY terus mereka lancarkan, para kader seluruh Indonesia akan sangat dirugikan. Sebagai unsur pimpinan Partai kita harus menyelamatkan partai kita, termasuk nasib & masa depan jutaan kader & anggota PD di seluruh Indonesia.

(tor/van)


Berita Terkait