"Karena teman-teman, anak asuh Ibu Ani yang lain panggil Ani Mami, sehingga Holy juga panggil Mami," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/10/2013).
Adapun, awal perkenalan Holy dan Ani terjadi pada tahun 2004 silam. Mereka bertemu dala satu acara bakti sosial anak yatim di Jalan Talang, Jakarta Pusat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ani merupakan saksi pertama yang mendengar saat Holly dianiaya oleh tersangka Rusky (DPO) dan Elriski Yudhistira--pria yang tewas terjatuh dari apartemen Holly--pada Senin 30 September lalu.
Ani saat itu mendengar Holly menjerit dan meminta pertolongan ketika dianiaya pelaku hingga tewas. Ani kemudian menghubungi Umar Hasan, teman Holly untuk segera menolong Holly.
Umar pun bergerak cepat ke apartemen Holly bersama sekuriti untuk memberikan pertolongan terhadap Holy. Umar dan kawannya beserta sekuriti apartemen kemudian mendobrak kamar Holy untuk menyelamatkan Holly.
Namun, saat para saksi masuk ke kamar, dua pelaku sudah tidak ada di kamar. Diketahui bahwa Rusky berhasil lolos setelah merayap ke balkon unit 09AS, unit tetangga Holy, lalu turun ke unit 08AS dengan menggunakan handuk.
Sementara Elriski mencoba mengikuti Rusky, namun ia terpeleset dan jatuh dari lantai 9 ke pelataran tower Ebony Apartemen Kalibata City.
(mei/lh)











































