Komite Pemurnian PDIP Jateng Dideklarasikan
Rabu, 10 Nov 2004 15:16 WIB
Semarang - Setelah mengonsolidasikan diri beberapa kali, akhirnya para "pengikut" gerakan pembersihan kader busuk di PDIP di Jateng mendeklarasikan diri. Mereka menamakan diri sebagai Komite Pemurnian PDIP.Pendeklarasian itu dilakukan di Graha Wulan Semarang, Jl. Pierre Tendean, Rabu (10/11/2004). Ruang pertemuan yang tak seberapa luas itu ditata dengan kibaran bendera PDI-P dan beberapa spanduk yang bertuliskan keinginan membersihkan kader-kader busuk.Selain dihadiri sejumlah DPC, PAC dan beberapa tokoh marhaen Jateng, acara itu juga dihadiri oleh beberapa pentolan PDIP seperti William Tuttuarima, Bambang Pranoto, Budi Darmawan, Hadi Wasikun, Budiningsih dan Kwik Kian Gie sendiri.Koordinator Wilayah Komite Pemurnian PDIP Jateng Tri Waluyo Basuki menyatakan, peserta yang hadir berasal dari kader struktural dan kultural. "Jadi ini bukan kumpulan orang-orang yang berada di luar PDIP, tapi juga orang-orang dalam," katanya.Tri menambahkan, seusai mendeklarasikan tingkat provinsi, pihaknya akan menyosialisasikan ke seluruh daerah. Dengan demikian, pihaknya berharap seluruh daerah juga akan melakukan hal yang sama. Beberapa daerah sudah mengajukan diri untuk deklarasi."Misalnya Surakarta, Banyumas, dan lain sebagainya. Tapi ingin fokuskan dulu di tingkat provinsi. Setelah itu, baru didaerah-daerah," tandasnya.Dalam deklarasi itu, puluhan peserta diberi semacam makalah tentang analisis kegagalan PDIP dalam memperjuangkan Megawati sebagai Presiden RI. Juga disertai kliping berita dukungan PDIP Jawa Barat terhadap Kwik serta struktur Komite Pemurinian PDIP dari tingkat pusat sampai PAC.Hadang Gang of Three di KongresSementara itu, Kwik Kian Gie menyatakan, gerakan pemurnian PDIP murni sebagai gerakan evaluatif. Terutama menyangkut kiprah gang of three yang selalu menjerumuskan Megawati dan partai."Selama ini hasil-hasil di Litbang tidak pernah dipakai. Yang dipakai justru pikiran-pikiran mereka yang tidak berdasar pada kebutuhan dan kondisi internal partai. Itu karena mereka selalu mendominasi forum dan rapat di partai," papar Kwik.Koordinator Balitbang PDIP ini menambahkan, saat ini pihaknya terus mengonsolidasikan seluruh tingkatan untuk mencegah terdaftarnya unsur gang of three masuk sebagai peserta kongres."Kami ingin seluruh peserta kongres yang akan diadakan di Bali pada Maret tahun depan bersih dari unsur gang of three. Makanya, kami berharap gerakan ini meluas dan sistematis. Jangan salah, Bu Mega merestui kami. Hubungan kami baik sekali dengan beliau (Mega)," demikian Kwik.
(nrl/)











































