Warga berdesakan, berusaha lebih dekat dengan iring-iringan kereta. Tapi karena rute dipadati ribuan orang, mereka kesulitan mencapai titik terdekat.
"Semoga bahagiaaa," teriak warga sambil melambaikan tangan di depan gerbang kepatihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak bisa gerak ini, kurang puas. Susah mau lihat," katanya.
Dalm kirab ini, pengantin memakai Kereta Kyai Jongwiyat dan dari Keben Keraton. Sedangkan Sultan Hamengkubuwono X dan GKR Hemas naik Kereta Kyai Wimono Putro dan Paku Alam naik Kereta Kyai Mondrojuwolo. Keduanya berangkat dari Pagelaran Keraton. Titik finis kirab adalah Bangsal Kepatihan, Jl Malioboro.
(trw/trw)










































