Permen, Senjata Rahasia Penakluk Para Pekerja di Bagasi

Laporan dari Arab Saudi

Permen, Senjata Rahasia Penakluk Para Pekerja di Bagasi

Indra Subagja - detikNews
Rabu, 23 Okt 2013 05:59 WIB
Permen, Senjata Rahasia Penakluk Para Pekerja di Bagasi
Jeddah - Ada kisah unik soal para pekerja di bagian bagasi Garuda Indonesia yang menangani jamaah haji. Soal kerajinan dan kekuatan bekerja jangan ditanya, maklum mereka berasal dari salah satu negeri di Afrika. Tapi kalau mereka sudah ngambek, bisa malas-malasan bekerja.

"Jarang terjadi kalau mereka malas-malasan, tapi kalau itu terjadi kita punya resepnya," kata Koordinator di Bagian Bagasi Garuda, Tarmidi saat ditemui di Madinatul Hujaj, Jeddah, Selasa (22/10/2013).

Sama seperti kru Garuda, para pekerja itu bekerja dalam dua shift selama 12 jam. Nah, mereka satu sama lain memang sudah saling akrab. Biasanya, dari kecil sudah kenal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka itu ngambek kalau melihat temannya ada yang kerjanya lebih enak, atau kalau satu orang dibagi minuman yang lain tidak," terang Tarmidi.

Cukup repot kalau mereka ngambek. Biasanya kru Garuda segera mendekati pimpinan para pekerja itu. "Kita bagikan permen saja ke pimpinannya, terus kita minta membagikan ke pekerja-pekerja itu. Masing-masing dapat dua permen," terang Tarmidi.

Para pekerja itu amat menyukai permen tersebut. Permen itu tak lain permen sugus, yang kenyal dan manis. "Mereka langsung senang dan semangat lagi kerja," senyum Tarmidi.

Pembagian permen itu harus adil. Tak boleh satu orang lebih banyak dari yang lain. total para pekerja itu sekitar 100 orang. Garuda menggandeng perusahaan lokal untuk merekrut para pekerja itu.

"Sejauh ini kerjanya oke, tapi memang kita harus bisa mengarahkan," tutupnya.

(ndr/rmd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini