"Jarang terjadi kalau mereka malas-malasan, tapi kalau itu terjadi kita punya resepnya," kata Koordinator di Bagian Bagasi Garuda, Tarmidi saat ditemui di Madinatul Hujaj, Jeddah, Selasa (22/10/2013).
Sama seperti kru Garuda, para pekerja itu bekerja dalam dua shift selama 12 jam. Nah, mereka satu sama lain memang sudah saling akrab. Biasanya, dari kecil sudah kenal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cukup repot kalau mereka ngambek. Biasanya kru Garuda segera mendekati pimpinan para pekerja itu. "Kita bagikan permen saja ke pimpinannya, terus kita minta membagikan ke pekerja-pekerja itu. Masing-masing dapat dua permen," terang Tarmidi.
Para pekerja itu amat menyukai permen tersebut. Permen itu tak lain permen sugus, yang kenyal dan manis. "Mereka langsung senang dan semangat lagi kerja," senyum Tarmidi.
Pembagian permen itu harus adil. Tak boleh satu orang lebih banyak dari yang lain. total para pekerja itu sekitar 100 orang. Garuda menggandeng perusahaan lokal untuk merekrut para pekerja itu.
"Sejauh ini kerjanya oke, tapi memang kita harus bisa mengarahkan," tutupnya.
(ndr/rmd)










































