"Saya menjadi fasilitator antara jamaah dan Garuda," terang dara kelahiran Aceh berusia 24 tahun ini saat ditemui di hotel tempat dia menginap bersama kru Garuda di Al Badar, Jeddah, Arab Saudi, Selasa (22/10/2013).
Silvia bertutur pada 2008 lalu, dia juga pernah membantu dalam melayani para jamaah. Namun kemudian, dia jeda untuk melanjutkan kuliah. Dan kini di 2013 dia berkesempatan lagi membantu Garuda melayani para jamaah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak jamaah haji yang baru pertama kali terbang naik pesawat. Terkadang mereka malu atau takut ke kamar kecil. Atau juga para jamaah tak kerasan duduk berlama-lama di pesawat. Jarak terbang Jeddah-Jakarta sekitar 10 jam.
"Banyak jamaah yang lugu, kita ajarkan cara penggunaan kamar kecil. Kemudian jamaah yang gelisah di bangku, kita anjurkan jalan-jalan di lorong pesawat selama memungkinkan," terang Silvia yang masih single ini.
Lebih dari itu, sebagai putri Aceh, dia juga membantu memberikan dorongan psikologis kepada para jamaah agar mereka kuat beribadah. Dan selama penerbangan merasa di rumah sendiri, tak kangen keluarga.
"Tujuan kita ibadah dan biar mereka terbantu," tutupnya dengan senyum.
(ndr/rmd)











































