Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi pun angkat bicara soal tudingan Nazaruddin tersebut. Sudi berani bersumpah jika semua tudingan Nazar adalah fitnah dan tidak benar.
"Saya pertama menyampaikan itu sama sekali tidak benar. Saya berani bersumpah. Karena itu menyangkut e-KTP saya juga tadi menghubungi Mendagri, Sekjen, Dirjen, kalau pernah saya menyinggung masalah e-KTP, apalagi sampai masuk wilayah proyeknya. Jadi betul-betul saya katakan itu tidak benar," ujar Sudi yang tengah mengikuti rombongan Presiden SBY di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (22/10/2013) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada saudara Nazaruddin, saya masih kasih dia kesempatan untuk minta maaf. Saya akan memaafkan kalau dia meminta maaf. Nazaruddin itu saya kenal setelah dia jadi buron, setelah jadi ribut masalahnya, baru saya tahu potongannya Nazaruddin, cara bicaranya, ngomongnya saya baru tahu itu setelah dia jadi buron. Saya nggak pernah ada hubungan dengan Nazaruddin apalagi masuk ke wilayah proyek mencampuri. Boleh dikonfirmasi kepada kementerian yang bersangkutan," tuturnya.
(rmd/edo)











































