Sebanyak 18 grup yang terdiri dari 385 orang, menghibur masyarakat dari sore hingga malam hari. Gelar seni ini mampu memikat ribuan warga maupun wisatawan.
"Pertunjukan berlangsung dari sore sampai malam pukul 24.00. Ini untuk mangayubagyo pernikahan agung GKR Hayu dan KPH Notonegoro," kata koordinator pertunjukan seni, Widihasto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesenian yang tampil di antaranya, Gejog Lesung, musik jalanan, musik hiphop, lagu nostalgia. Juga kesenian dari asrama mahasiswa Kalimantan Barat, Jawa Barat, dan lain-lain.
Selain pertunjukan seni, jalan yang akan dilalui untuk kirab juga dihias dengan penjor dari janur. Penjor terpasang mulai dari Kepatihan hingga ke Keraton Yogyakarta.
(trw/trw)










































