Jamaah haji Embarkasi UPG kloter 5 di pemondokan 908, Makkah, sibuk menimbang koper. Koper yang kelebihan muatan dibongkar lagi.
375 Jamaah haji antre menimbang koper mereka pada Selasa (22/10/2013).
Penimbangan barang dilakukan oleh PT Al Mazro'i yang ditunjuk oleh PT Garuda Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kelebihan 2-3 kg ditolerirlah," kata ketua rombongan, Hasan Mahua.
Ia juga mempertanyakan jatah zamzam dari maskapai yang diterima jamaah haji.
"Kalau Saudi Airlines diberi 10 liter, kenapa Garuda hanya 5 liter. Padahal awalnya Garuda mau memberi 10 liter, mengapa tiba-tiba ada edaran kedua yang menyebut hanya diberi 5 liter saja," ungkap Hasan.
Ia mengatakan rombongannya telah paham atas larangan membawa
zamzam. "Kita berharap juga diberi zamzam 10 liter, biar adil," ujar Hasan.
Suwito, seorang jamaah, tengah membongkar dan memilah-milah barang bawaannya lagi.
"Kelebihan 5 kg jadi harus dibongkar. Kalau harus bayar kargo ya saya bersedia," ujar Suwito sambil mengeluarkan oleh-oleh sajadah itu.
(aan/gah)











































