Satpam Herry Winarno menjadi otak perampokan brankas uang di gudang minyak yang dijaganya sendiri. Namun setelah berhasil menggasak uang senilai Rp 900 juta lebih, para pelaku justru kebingungan tempat menyimpannya. Akhirnya uang itu disimpan di kandang ayam.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada Minggu (20/10) petang dilaporkan terjadi perampokan di gudang minyak milik CV Vinoli Makmur di Karanganyar. Saat itu gudang hanya dijaga satpam, Herry Winarno. Dilaporkan bahwa setelah melumpuhkan Herry, perampok membongkar brankas berisi uang tunai milik perusahaan menggunakan las. Uang sejumlah lebih dari Rp 900 juta dibawa lari.
Namun akhirnya terungkap perampokan itu diotaki oleh Herry. Dia dan dua kawannya saat ini sudah ditahan oleh Polres setempat dan ditetapkan sebagai tersangka. Tiga orang itu adalah Herry Winarno (27), Tri Nuryanto (27) dan Ariyadi (23). Ketiganya berasal dari Desa Sumberrejo, Kecamatan Kerjo, Karanganyar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua hasil rampokan disimpan di rumah tersangka HW (Herry Winarno -red). Disimpan di kandang ayam di rumah HW. Dari pengakuannya, mereka ternyata bingung untuk memanfaatkan uang itu. Mereka tidak menyangka uang yang berhasil dibawa sebanyak itu," ujar Kapolres Karanganyar, AKBP Martireni Narmadiana, kepada wartawan di Karanganyar, Selasa (22/10/2013).
Saat ini, ketiga pelaku masih berada dalam tahanan Polres Karanganyar. Ketiganya masih akan terus dimintai keterangan lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan apakah masih ada orang lain yang mungkin terlibat.
"Kami masih melakukan pengembangan lebih lanjut. Sedangkan tentang kasus hukumnya, ketiga tersangka akan kami jerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukumannya.maksimal 15 tahun penjara," lanjut Martireni.
(mbr/trw)










































