Dihadiri Tamu-tamu VVIP, Keris Abdi Dalem dan Panitia pun Diperiksa

Royal Wedding Keraton Yogya

Dihadiri Tamu-tamu VVIP, Keris Abdi Dalem dan Panitia pun Diperiksa

Bagus Kurniawan - detikNews
Selasa, 22 Okt 2013 11:13 WIB
Dihadiri Tamu-tamu VVIP, Keris Abdi Dalem dan Panitia pun Diperiksa
KPH Notonegoro (Foto: Bagus Kurniawan/detikcom)
Yogyakarta - Selain senjata tajam, keris adalah salah satu kelengkapan berbusana dalam adat istidat Jawa. Para abdi dalem dan kerabat Sultan yang menjadi panitia pernikahan GKR Hayu dan KPH Notonegoro wajib mengenakannya. Tapi karena pernikahan dihadiri tamu-tamu penting, abdi dalam dan panitia pemakai keris diperiksa personel TNI.

Penjagaan ketat dilakukan sebelum kedatangan tamu-tamu VVIP, termasuk Presiden SBY, Wapres Boediono, dan lain-lain, Selasa (22/10/2013). Abdi dalem dan panitia diperiksa.

Saat SBY dan Boediono tiba di keraton, pengamanan semakin ketat baik di pintu masuk keraton melalui bagian depan Regol Danapratapa maupun pintu belakang Regol Magangan. Panser TNI milik Kompi Kavaleri Serbu disiagakan di halaman Magangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para abdi dalem dan kerabat Sultan yang menjadi panitia pernikahan masuk melalui Regol Magangan harus diperiksa dengan metal detector terlebih dulu. Saat diberitahu bila keris yang dibawa harus diperiksa terlebih dulu, semua yang mengenakan keris dengan sukarela dan memaklumi adanya aturan itu.

Setelah diperiksa, keris boleh dikenakan. Petugas mengikat erat keris dengan pita warna biru agar tidak bisa ditarik keluar selama prosesi pernikahan. Ikatan boleh dilepaskan setelah acara berakhir.

Sekitar pukul 10.45 WIB, GKR Hayu dan KPH Notonegoro sudah berada di kursi pelaminan. Keduanya menerima ucapan selamat dari tamu-tamu penting.

(bgk/trw)


Berita Terkait