1. Setahun Jokowi Seribu Rumah Terbakar
|
|
"Apa yang dilakukan Pak Jokowi biarlah rakyat yang menilai, tetapi media dan semua harus obyektif, bagaimana Jokowi memimpin dan apa yang terjadi sekarang. Yang pokok itu kemacetan, kebakaran, dan 1.000 rumah terbakar. Belum pernah loh 1.000 rumah terbakar," ujar Nurhayati di lapangan futsal Samba, Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Selatan, Sabtu (19/10/2013).
Nurhayati lalu membandingkan dengan periode Fauzi Bowo, calon gubernur yang diusung PD pada Pilgub DKI 2012 lalu. Masa pemerintahan Fauzi Bowo, jumlah rumah terbakar menurutnya tidak sampai 1.000.
"Setahun Jokowi ada 1.000 rumah terbakar, satu lokasi di Kelapa Gading. 1.000 Rumah terbakar, belum ada dalam sejarah, apakah itu lambang prestasi? Fauzi Bowo belum pernah. Dalam sejarah belum ada 1.000 rumah terbakar," cetus mantan staf khusus Ibu Ani Yudhoyono.
2. Seribu Rumah Terbakar Nggak Ngarang!
|
|
"Perkiraan jumlah KK yang mengalami musibah sebanyak 2.000 atau sekitar 4.500 jiwa. Kalau hitungan rumah tidak sampai (dihitung)," ujar Kepala Seksi Operasional Damkar Jakarta Utara Nurdin Silalahi kepada detikcom, Senin (21/10/2013).
Namun, Nurhayati tetap pada pernyataannya karena ia mengatakan hal itu sebagai fakta.
"Saya dengar 1.000 rumah itu dari media, coba dicek 1.000 rumah terbakar 1 Oktober di Kelapa Gading Barat. Saya nggak ngarang, kenapa membantah saya," kata Nurhayati kepada detikcom, Senin (21/10/2013).
"Ini ada di (media) berita 1 Oktober 2013, 1.000 rumah terbakar di Kelapa Gading Barat," imbuhnya menyebut salah satu media.
Nurhayati menegaskan dirinya tak ingin berbantah-bantahan soal data kebakaran tersebut. Baginya setiap orang harus berani mengungkap fakta, dan bicara. "Artinya saya bicara apa adanya, bukan ada apanya," ucap wakil ketua umum Demokrat yang menguasai bahasa Inggris, Jepang, dan Arab ini.
3. Emang Dulu Foke yang Bakar Rumah?
|
|
"Emang dulu Pak Fauzi Bowo yang bakar (rumah)!" ucap Nurhayati Ali Assegaf menanggapi pernyataan Jokowi, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/10/2013).
Ia menyatakan, pernyataannya soal banyaknya rumah terbakar di era kepemimpinan Jokowi adalah fakta. Bahkan 1.000 rumah yang disebutnya, terjadi dalam sekali kebakaran.
4. Sedih Pak Jokowi Larang Mobil Murah
|
|
Menurutnya, mobil murah yang diinisiasi pemerintah adalah untuk kepentingan rakyat, pemerintah ingin memberi kesempatan warga yang belum punya untuk memiliki mobil murah.
"Harusnya tak setuju dengan mobil mewah bukan mobil murah, masa masyarakat suruh naik motor terus," ucapnya.
"Pak Jokowi dulu terkenal karena mobil Esemka. Jadi saya hanya ingat janji Jokowi. Ini bukan puas atau tidak, tetapi ada yang kita ingat janji-janji (kampanye) itu," ucap anggota Komisi VIII DPR itu.
Halaman 2 dari 5











































