"Saya sedih pak Jokowi larang mobil murah, padahal Esemka itu mobil murah," kata Nurhayati Ali Assegaf di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/10/2013).
Menurutnya, mobil murah yang diinisiasi pemerintah adalah untuk kepentingan rakyat, pemerintah ingin memberi kesempatan warga yang belum punya untuk memiliki mobil murah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyatakan, kritiknya mengacu pada janji kampanye Jokowi yang akan mengatasi kemacetan dan kebakaran. Ia lalu menyindir semangat Jokowi saat menggaungkan mobil Esmke kala dirinya menjadi Wali kota Solo.
"Pak Jokowi dulu terkenal karena mobil Esemka. Jadi saya hanya ingat janji Jokowi. Ini bukan puas atau tidak, tetapi ada yang kita ingat janji-janji (kampanye) itu," ucap anggota komisi VIII itu.
(/van)










































