"Saya kira masyarakat Sukabumi menunggu jawaban dari saya. Pak Dahlan saya dukung penuh yang penting cepat dan nanti kita padukan dengan program dan anggaran perhubungan," kata SBY di hari pencanangan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Sekolah Pembentukan Perwira (SETUKPA), Sukabumi, Jabar, Senin (21/10/2013).
Presiden juga langsung meminta Menteri Pekerjaan Umum untuk meninjau lokasi transportasi kereta api Bogor- Sukabumi. Presiden meminta Menteri PU juga memantau titik rawan longsong di jalur rel tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden juga berterimakasih kepada Dahlan Iskan sebagai pemrakrsa proyek inovatif ini. SBY mengatakan memang sangat diperlukan infrastruktur kereta untuk rute Bogor-Sukabumi-Cianjur. Presiden meminta agar janji Dahlan yang butuh waktu 2 bulan untuk menyelesaikan proyek Bogor- Sukabumi ditepati.
"Saya dukung penuh Pak Dahlan, saya juga berterimakasih kepada prakarsa dari BUMN. Dan itu jadi solusi untuk tingkatkan kapasitas infrastruktur sarana dan tranportasi yang diperlukan," pungkasnya.
Jalur kereta api ini bisa menjadi alternatif transportasi Bogor-Sukabumi yang tergolong padat. Jika melalui jalan raya waktu tempuhnya kurang lebih 4 jam, melalui kereta api bisa dipersingkat menjadi 1-1,5 jam.
Dalam catatan detikcom, pada tahun 2008 Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan Wendy Aritenang pernah mengatakan akan memfungsikan kembali jalur kereta api Bogor-Sukabumi yang mati sejak 2006 mulai akhir November 2008.
"Akhir November akan kita operasikan kembali," kata Wendy Aritenang, Kamis (9/10/2008) silam.
Berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan Ditjen Perhubungan, kata Wendy, proses pengaktifan kembali jalur tersebut sudah berjalan 90 persen. Setelah jalur Bogor-Sukabumi ini, rencananya Ditjen Perkeretaapian akan melanjutkan dengan pengaktifan kembali jalur Sukabumi-Cianjur dan Cianjur-Bandung.
(/)










































