Dalam daftar caleg DPD yang dipublikasikan KPU, Senin (21/10/2013), pemilik nama asli Muhammad Rahmad itu tercatat sebagai caleg DPD asal Sumatera Barat. Rahmad kini tengah bersaing dengan 24 caleg lain, termasuk salahsatunya Irman Gusman.
Dalam profilnya, M Rahmad terlahir di Talago (Sumatera Barat), 5 Janurari 1973. Ia tinggal di Jalan Cempaka Putih Tengah, Jakarta Pusat. Gelar sarjana syariahnya diperoleh di IAIN Imam Bonjol dan gelar magister manajemennya di Universitas Krinadwipayana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pernyataan M Rahmad yang sempat muncul di youtube membuat geram Badan Intelejen Negara (BIN) bahkan Istana. Rahmad menyebut BIN menjemput Prof Subur Budhisantoso saat akan menghadiri diskusi di kediaman eks ketua umum Demokrat Anas Urbaningrum.
Rahmad kemudian berkilah bahwa pernyataannya hanya meneruskan pernyataan Sri Mulyono yang bertugas menjemput Prof Subur ke Diskusi PPI di Duren Sawit Jumat lalu. Dalam diskusi itu, Rahmad bertindak sebagai moderator.
Ia lalu menegaskan dirinya tak pernah bicara ada penjemputan paksa alias penculikan Prof Subur oleh BIN. Namun petinggi BIN sudah terlanjur marah dan menuntut Rahmad Minta maaf. Namun Rahmad bergeming, tak mau minta maaf karena tak merasa membuat kesalahan. Ada fakta menarik, ternyata M Rahmad juga pernah menjadi bagian dari unit BIN KBRI Singapura sebelum ia masuk dunia politik pada tahun 2009 lalu.
(/van)











































