Sri Mulyono: Ada Pernyataan Menarik Prof Subur Soal BIN

Sri Mulyono: Ada Pernyataan Menarik Prof Subur Soal BIN

- detikNews
Minggu, 20 Okt 2013 20:32 WIB
Sri Mulyono: Ada Pernyataan Menarik Prof Subur Soal BIN
Ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI)
Jakarta - Anggota Ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Muhammad Rahmad dan Sri Mulyono menggelar jumpa pers terkait kabar penjemputan Prof Subur Budisantoso. Sri Mulyono yang meminta maaf atas kekeliruan informasi, malah yang menyisakan tanda tanya dalam keterangannya.

Ada 4 poin yang disampaikan Sri Mulyono saat jumpa pers di Rumah Pergerakan PPI yang juga kediaman Anas Urbaningrum di Duren Sawit, Jaktim, Minggu (20/10/2013). Di poin terakhirnya, Sri Mulyono seakan menyimpan informasi dari keterangan Prof Subur kepada dirinya.

"Bahwa sesungguhnya ada pernyataan Prof Subur kepada saya tentang kehadiranya di Kantor BIN dan ketidakhadirannya di Rumah Pergerakan PPI yang menarik, mendalam, dan substansial," kata Sri membacakan keterangan tertulis usai Rahmad memberi keterangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa informasi itu, Sri tak menerangkan jelas. "Tetapi itu adalah untuk konsumsi saya pribadi dan internal PPI," ujarnya.

Sri menegaskan dirinya tidak berniat membuat hubungan Prof Subur dengan Presiden dan Kepala BIN terganggu. "Beliau-beliau adalah tokoh bangsa yang harus rukun dan harmonis," tuturnya.

Apa informasi dan maksud Sri menyampaikan hal ini, belum diketahui. Usai jumpa pers, tidak ada sesi tanya jawab dengan wartawan. Sri dan Rahmad bergegas meninggalkan ruang jumpa pers.

Dalam penjelasannya, Sri mengaku yang menyampaikan informasi bahwa Prof Subur dijemput staf BIN. Ini didapat Sri saat mengontak ajudan Prof Subur yang mengatakan atasannya tengah berada di Kalibata. Namun saat dikonfirmasi ulang secara langsung, Prof Subur kepada Sri menegaskan dirinya tidak dijemput melainkan datang ke kantor BIN karena ada jadwal pertemuan.

"Atas informasi yang kurang tepat itulah saya meminta maaf kepada Muhammad Rahmad, kepada Prof Subur dan pihak-pihak yang merasa dirugikan atas perkembangan pemberitaan masalah ini termasuk BIN,"tutur Sri yang mengenakan seragam PPI.


(fdn/ahy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads