M Rahmad: Saya Tak Pernah Bicara Prof Subur Diculik BIN

M Rahmad: Saya Tak Pernah Bicara Prof Subur Diculik BIN

- detikNews
Minggu, 20 Okt 2013 17:44 WIB
M Rahmad: Saya Tak Pernah Bicara Prof Subur Diculik BIN
Jakarta - Loyalis eks Ketum PD Anas Urbaningrum Anas Urbaningrum yang menebar informasi Prof Subur Budhisantoso dijemput paksa BIN akhirnya muncul ke publik. Namun Rahmad tak mau minta maaf sesuai keinginan Kepala BIN Marciano Norman.

"Ini perlu saya klarifikasi karena keterangan saya yang ada rekamannya konon kabarnya dipublikasikan di youtube. Itu cukup jelas tidak ada kata-kata menuduh. Yang saya sampaikan itu sifatnya informasi kepada audiens kenapa Profesor Budhisantoso tidak hadir," kata Rahmad di Rumah Pergerakan yang juga kediaman Anas Urbaningrum di Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (20/10/2013).

Rahmad yang merupakan eks Wakil Direktur Eksekutif Partai Demokrat itu adalah moderator dalam acara Diskusi Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) di kediaman Anas Urbaningrum di Duren Sawit, Jumat (18/10). Dalam diskusi itu dia menyampaikan bahwa Prof Subur yang sedianya menjadi pembicara tidak hadir karena dijemput BIN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Rahmad kali ini membantah. Rahmad menuding ada pihak yang memelintir pernyataanya.

"Yang saya heran adalah kenapa informasi yang berkembang ke masyarakat itu Profesor SBS itu diculik atau diciduk atau dijemput paksa," katanya.

Dia malah mengkritisi Kepala BIN dan Jubir Presiden Julian Aldrin Pasha yang merespons isu yang berkembang karena pernyataannya muncul di Youtube.

"Yang perlu saya jelaskan ini sebetulnya terjadi misskomunikasi di jajaran pemerintah seperti istilah diculik setelah jubir presiden memberikan keterangan ke media dan Kepala BIN memberikan keterangan ke media. Ini sangat disayangkan karena parat negara harusnya ketika memberikan keterangan ke publik harusnya di kroscek dulu," ujar pria 40 tahun ini.

(van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads