"Itu artinya Ical sudah tidak pede jadi capres kalau dia ingin Mas Edhie jadi cawapresnya. Berarti dia perlu orang yang mengamankan dia," kata Ruhut menanggapi hasrat Ical duet dengan Pramono Edhie yang dilontarkan Golkar.
Hal ini disampaikan Ruhut saat berbincang dengan wartawan, Minggu (20/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi mereka yang nyapres itu nggak punya kaca di rumah, mereka harusnya tunggu Pemilu Legislatif. Masa kalau kita pemenang Mas Edhie cuma wapres, ingat pepatah Jawa 'ojo kesusu', Ical kan tidak tahu pepatah itu dia bukan orang Jawa. Presiden itu harus orang Jawa, ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani," katanya.
Karena itu, Ruhut menyimpulkan, tak mungkin jagoannya cuma jadi wapres Ical. "Mimpi kali yee," tandasnya sembari tertawa.
Sebelumnya Wasekjen Golkar Tantowi Yahya menyebut ada 3 nama kandidat kuat cawapres Ical yakni Joko Widodo, Pramono Edhie Wibowo, dan Mahfud MD.
(van/nrl)










































