Rahmad yang merupakan eks Wakil Direktur Eksekutif Partai Demokrat itu adalah moderator dalam acara Diskusi Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) di kediaman Anas Urbaningrum di Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (18/10). Dalam diskusi itu dia menyampaikan bahwa Prof Subur yang sedianya menjadi pembicara tidak hadir karena dijemput BIN.
Setelah kabar yang diserukannya ramai diberitakan, M Rahmad memilih bersembunyi. Kepada detikcom, M Rahmad mengaku sedang berada di suatu tempat yang aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah Subur Budhisantoso membantah dijemput BIN, Kepala BIN Marciano Norman menggelar konferensi pers. Menko Polhukam Djoko Suyanto ikut bicara. Keduanya meminta M Rahmad keluar dari persembunyiannya dan minta maaf. Tapi Rahmad justru tak bisa dihubungi.
Namun melalui Blackberry Messengernya, M Rahmad sempat mengupdate status beberapa kali. Pada pukul 22.04 WIB Rahmad menulis ' DPR perlu meminta klarifikasi ke oknum BIN yang menjemput Prof SBS', kemudian status terakhir pada pukul 01.37, ia menulis 'Hati-hati dengan fitnah, fiktif, dan fakta'. Setelah itu M Rahmad benar-benar tanpa jejak.
Lalu di mana persembunyian M Rahmad, loyalis eks Ketum PD Anas Urbaningrum yang paling setia itu?
(van/nrl)











































